Solskjaer Ungkapkan Catatan Fergie Membantu Kerja Saya

Solskjaer Ungkapkan Catatan Fergie Membantu Kerja Saya

Solskjaer Ungkapkan Catatan Fergie Membantu Kerja Saya – Manajer baru Cardiff City, Ole Gunnar Solskjaer telah mengungkapkan bagaimana membuat catatan dari metode yang diterapkan mantan manajer The Red Devils Sir Alex Ferguson selama ia berkarir bersama-sama di Manchester United yang telah membantu mengembangkan potensi dirinya sebagai pelatih.

Manajer yang sekarang berusia 40 tahun tersebut telah mencetak 91 gol di liga Premier  League Inggris untuk The Red Devils selama 1996-2007, dan sekarang dikukuhkan sebagai bos baru Blue Birds, pada Kamis menggantikan Malky Mackay.

Solskjaer, pernah menjadi pemain penentu dalam memenangkan pertandingan dramatis di final Liga Champions pada tahun 1999 bersama Manchester United, dan meninggalkan klub yang membesarkan namannya tersebut setelah bergabung bersama klub di liga Norwegia Molde, kemudian ia memimpin Molde untuk meraih dua gelar liga pada tahun 2011 dan 2012.

‘The Baby-faced Assassin’ julukan dari Ole Gunnar Solskjaer sebelumnya juga telah menghabiskan waktu selama tiga tahun melatih tim cadangan Manchester United setelah gantung sepatu pada 2007. Pada wawancara secara eksklusif oleh media, striker kelahiran tanggal 26 Februari 1973 (40 tahun), asal Norwegia tersebut mengaku ia membuat catatan tim tertentu yang membantu United mendominasi sepakbola Inggris dalam kurun waktu lebih dari satu dekade.

” Memang benar. Saya suka membuat catatan  tim tertentu dan bagaimana ia menangani situasi yang berbeda  ” katanya di media FourFourTwo edisi Desember 2013.

 ” Semua yang telah saya pelajari tentang sepak bola di tingkat atas, saya belajar dari Bos. Aku punya empat belas setengah tahun mendapatkan pendidikan terbaik tentang bagaimana cara untuk menjalankan sebuah klub sepak bola. “

Solskjaer telah dikaitkan dengan kepindahan ke Liga Premier di masa lalu,akan tetapi ia menolak kesempatan untuk bergabung Aston Villa pada tahun 2012. Namun, ia mempertahankan ambisinya untuk itu melatih di divisi yang berbeda, ia masih ingin menikmati begitu banyak keberhasilan sebagai pemain.

” Saya punya mimpi suatu hari mengelola di Liga Premier, ” katanya. ” Saya mencoba untuk tetap berhubungan dengan cara bagaimana permainan sepak bola saya bisa berkembang. Tidak hanya mendirikan ide-ide baru yang diterapkan setiap saat, di seluruh dunia. Sangat penting untuk dapat memperbaharui atau mengembangkan diri sendiri dengan hal-hal baru, seperti yang di lakukan Bos lakukan di Inggris. “

Dan bisakah mantan manajer akan melihat dirinya untuk mengambil jabatan tertinggi di Old Trafford ?

Dia menjawab “Saya pikir semua orang yang telah pergi ke manajemen akan mencintai pekerjaan itu. Untuk saat ini saya mendukung manajer baru [David Moyes] dan berharap kami bisa memenangkan setiap pertandingan. “