Prediksi Piala Dunia Mungkinkah Piala Dunia 2022 Di Qatar Sebuah Kesalahan ?

Mungkinkah Piala Dunia 2022 Di Qatar Sebuah KesalahanMungkinkah Piala Dunia 2022 Di Qatar Sebuah Kesalahan ? Prediksi Piala Dunia – Theo Zwanziger yang merupakan anggota komite eksekutif FIFA menilai bahwa keputusan FIFA untuk memberikan hak tuan rumah Piala Dunia 2022 adalah sebuah kesalahan. Hal tersebut dia ungkapkan karena munculnya berbagai masalah, antara lain rencana dalam mengubah jadwal turnamen ke musim dingin. Hal ini pada akhirnya ikut mengubah kalender kompetisi sepakbola di berbagai negara.

Zwanziger menuturkan daripada harus mengubah jadwal kompetisi sepakbola di berbagai negara maka akan lebih baik jika hak tuan rumah Piala Dunia tahun 2022 pindah ke negara yang lain. Dia mengatakan bahwa apabila memang keputusan yang dibuat waktu itu adalah keputusan yang salah, maka harus berani membatalkannya dan untuk menghindari efek yang lain dari mereka yang sama sekali tidak terlibat. FIFA sendiri rencananya akan membahas hal ini dalam rapat komite eksekutif yang berlangsung bulan depan.

Berbeda dengan anggota komite eksekutif FIFA, mengenai berita piala dunia yang ini Raul Gonzalez justru mendukung penuh ide untuk menggelar Piala Dunia 2022 ketika kompetisi di Eropa memasuki waktu musim dingin. Pemain klub Qatar yaitu Al Sadd, tersebut justru menilai dengan menggelar Piala Dunia 2022 di musim panas akan menjadi keputusan yang salah bahkan merugikan berbagai pihak. Raul Gonzalez mengatakan bahwa di Qatar ada masalah dengan kondisi cuaca.

Bulan Juni dan Juli, temperatur sangatlah panas untuk itu akan lebih baik jika menggelar Piala Dunia pada Desember atau Januari karena saat itu temperaturnya sangat sempurna. Raul juga meyakini bahwa Piala Dunia tahun 2022 di Qatar akan menjadi salah satu yang paling sukses. Dia mengatakan bahwa Qatar mengambil banyak pelajaran dari proyek yang sukses dalam sembilan tahun dan dunia akan melihat Piala Dunia yang sangat luar biasa Prediksi Piala Dunia.

Hal senada juga diungkapka oleh Presiden UEFA yaitu Michel Platini yang menyatakan rasa setujunya jika Piala Dunia 2022 diselenggarakan di Qatar saat musim dingin. Platini menuturkan bahwa hawa panas di bulan Juni-Juli akan membuat turnamen mustahil dilaksanakan dalam waktu itu. Presiden FIFA yaitu Sepp Blatter sebelumnya sempat menyatakan lebih memilih untuk menyelenggarakan Piala Dunia tahun 2002 ketika musim panas daripada pada bulan Desember hingga Januari.

Platini menuturkan bahwa dia memilih Qatar karena mereka belum pernah mengadakan turnamen tersebut sebelumnya. Apabila bermain di Qatar ketika bulan Desember hingga Januari, maka hawa panas tersebut tidak akan jadi masalah. Ketika musim panas, akan mustahil untuk bermain sepakbola karena suhunya yang bisa mencapai 50 derajat Celsius.

Kemungkinan Piala Dunia 2022 digelar di musim dingin memang cukup besar. Hal ini karena di musim panas, situasi serta kondisi cuaca tidak kondusif bagi pemain dan wasit serta semua pihak yang melakukan aktivitas di luar ruang. Sekjen FIFA Jerome Valcke juga mengungkapkan hal tersebut. Piala Dunia 2022 dipindah ke musim dingin telah masuk dalam pertimbangan mereka Prediksi Piala Dunia.