Perjalanan Italia Menjadi Juara Dunia 2006

 Perjalanan Italia Menjadi Juara Dunia 2006

Perjalanan Italia Menjadi Juara Dunia 2006 – Pada tahun 2006, Italia berhasil mencapai semua keinginan tim-tim nasional dari seluruh dunia, “memenangkan piala dunia secara dramatis, melawan kota mode, Prancis. Sayangnya, kemenangan tahun 2006 tersebut tidak dapat mereka pertahankan di piala dunia 2010. Piala dunia 2010 adalah periode tergelap tim yang berjulukan “The Azzuri” tersebut. Bahkan di piala dunia itui, Italia tidak berhasil lolos dari penyisihan grup, melawan Paraguay, Slovakia dan juga New Zealend.

Piala dunia 2014 sebentar lagi dimulai, mari kita lihat bagaimana perjalanan tim Azzuri memenangkan tropi paling bergensi di dunia ini.

-          Italia 2-0 Ghana

Menjadi negara yang terkenal dengan filosofi pertahanan sempurna nya, Italia memulai piala dunia 2006 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 melawan Ghana di pertandingan penyisihan grup. Italia mencetak gol dengan cara yang menakjubkan. Adalah Andrea Pirlo dengan sentuhan dinginnya membawa Italia memimpin 1-0. Tak lama berselang, adalah Vicenzo Iaquinta membuat gol unstuck kedua kalinya, 2-0. Memanfaatkan kesalahan pemain belakang ghana, Iaquinta merebut bola dengan cerdik dan melewati gawang. Dengan gol tersebut Italia berhak mendapatkan tiga angka.

-          Italia 1 – 1 Amerika Serikat

Amerika serikat tercatat sebagai satu-satunya negara yang berhasil membobol gawang guanluigi Buffon pada perhelatan piala dunia 2006 tersebut. Gol tersebut pun merupakan gol bunuh diri Christian Zaccardo. Sedangkan gol Italia di cetak oleh Alberto gilardino memanfaatkan umpan terukur dari Andrea Pirlo.

Kejadian lainnya pada pertandingan ini adalah siku Danielle De Rossi yang memberikan luka cukup parah di wajah pemain amerika, Brian McBride. Atas insiden tersebut, de Rossi mendapatkan kartu merah dan diusir keluar dari lapangan

-          Italia 2- 0 Republik Ceko

Meskipun memulai laga dengan kehilangan Alesandro Nesta yang keluar diawal babak pertama karena cedera, Marco Materazzi sebagi pemain pengganti merupakan pemain yang kualitasnya tak jauh berbeda dari Nesta, terbukti Materazzi mampu mengawal pertahanan italia dengan baik sampai final piala dunia.

Materazzi tidak hanya mencetak gol dalam laga ini, dia juga menjadi pilar yang penting disisa laga piala dunia. Keluarnya Nesta karena cidera, merupakan anugerah bagi bek jangkung yang memperkuat Intermilan dan juga membawa Italia Juara dunia, pada 2006.

-          Italia 1-0 Australia

Apakah itu Pinalti atau tidak, itulah yang harusnya menjadi pertanyaan pada laga ini. Pelanggaran yang terjadi pada extra time di kotak pinalti itulah yang menjadi faktor penting kemenangan Azzuri dalam melanjutkan sisa laga. Dengan tenang Fransesco Totti berperan sebagai algojo pada pertandingan tersebut dan membuat penjaga gawang Australia Mark Schwarzer terpaksa memungut bola dari gawangnya.  Italia bisa dibilang beruntung karena mereka melawan tim lemah unstuck mencapai babak semifinal, yaitu Australia dan Ukraina.

-          Italia 3 – 0 Ukraina

Pada laga ini, akhirnya Luca Toni membuat gol kemenangan unstuck negaranya. Setelah gagal mencetak gol dalam pertandingan sebelumnya, striker raksasa itu dengan mudah melewati kawalan pemain Ukarina dan mencetak gol unstuck negaranya.

-          Italia 2 – 0 Jerman

Pada pertandingan ini Italia brehasil membawa gawangnya tetap tak terjamah gol lawan.  Adalah Fabio Grosso memanfaatkan umpan terobosan sang Maestro, Pirlo. Dengan penuh tenaga, Fabio grosso membobol gawang jerman. Mungkin alasan utama kenapa gawang italia aman dari kebobolan adalah pengaruh sang kapten, Fabio Cannvaro.

-          Italia Vs Prancis, Final 2006

Siapa yang akan menyangka, kemenangan Italia ditentukan oleh pemain ini, Fabio grosso. Mengambil sebagai penendang terakhir, dengan tenang dia mengecoh gawang Fabian Bartez dan membawa kemenangan buat tim Azzuri.

Selain hasil itu, pertandingan 2006 akan dikenang dengan aksi Zinedine Zidane menanduk bek Italia, Marco Materazzi.