Mengkaji Pemecatan Rene Meulensteen

Mengkaji Pemecatan Rene Meulensteen – Pernahkah anda membayangkan rasanya menjadi seorang fans Fulham dan menggeluti emosi mereka – kebanyakan isinya kecewa, terkadang cemburu, terkadang jengkel, tapi yang paling sering adalah marah.

Terkadang mereka memang marah, tapi tak pernah marah sewaktu Rene Meulensteen diangkat sebagai manajer tim, dan saat sosoknya digantikan oleh Felix Magath yang diktator, saat itulah mereka bisa marah.

Keputusan tersebut bisa mengherankan mereka, padahal klub ini telah mampu tampil impresif sebagai akibat dari perombakan yang dilakukan oleh Meulensteen. Sebelum dia datang, para pemain Fulham tampak seperti seonggok daging tanpa semangat.

Saat Meulensteen pergi, dia telah menginjeksikan sejenis energi pada tim ini. dia telah mempercayai skuad yang sebelumnya tak mempercayai diri mereka sendiri pada saat mereka berada dibawah pimpinan Martin Jol.

Dia mengubah semua hal buruk yang terkait dengan psikologis dan semangat pemain : dia memberikan harapan bagi Fulham dan dia juga pernah tampil dengan delapan pemain Fulham U-21 sebagai pemain inti saat memulai tugas di Craven Cottage.

Sederhana saja, pelatih asal Belanda tersebut bisa membuat semua orang percaya lagi akan harapan, tak peduli seberapa lama waktunya, ada masa depan untuk klub ini dan masa depan tersebut pasti bersinar.

Sekarang, klub berada dalam posisi goyang. Pemecatan dua manajer dalam satu musum adalah mimpi buruk dari humas klub dan kendati hal ini tak berhubungan dengan ancaman relegasi, status Fulham sebagai klub populer, dicintai, dan klub yang penuh dengan toleransi perlahan-lahan jatuh karena serangkaian keputusan yang dapat disebut sebagai tindakan memalukan.

Penunjukan Jol sebenarnya adalah kesalahan dan dia harusnya meninggalkan klub beberapa buan sebelumnya, pemecatan dia sebenarnya terjadi terlalu terlambat. Dan Meulensteen yang harusnya menjadi manajer yang bisa dipercaya, dan merombak sistem tim, tapi dia malah tak mendapatkan waktu.

Tapi sebelum fans mereka melakukan serangkaian tindakan tak sepakat dengan cara bersama, ada beberapa hal positif yang bisa diambil.

Magath, apapun keburukannya, adalah pelatih yang telah membuktikan diri memiliki gelar juara di Jerman. Catatan karirnya, kendati sering berakhir dengan konflik, tapi masih membuat fans the cottagers berpikir dia mampu untuk mengangkat tim dari zona relegasi

Mungkin dapat dikatakan juga bahwa pemecatan Meulensteen, dalam jangka pendek, terjadi karena raihan poin Fulham saat dia tangani tak lebih baik daripada raihan poin Fulham semasa ditangani oleh Jol.

Untuk alasan tersebut, mungkin pemecatan Meulensteen bisa dimengerti dan mungkin keputusan pengangkatan Magath bisa menyelamatkan Fulham musim ini.

Tapi untuk hal lain, seperti jati diri klub dan masalah yang akan datang di masa depan karena pemecatan tersebut, keputusan ini akan berdampak buruk.