Memori Piala Dunia 2006 Jerman

Memori Piala Dunia 2006 JermanMemori Piala Dunia 2006 Jerman – Piala Dunia 2006 menjadi salah satu perhelatan Piala Dunia yang cukup menarik. Pasalnya ada beberapa momen menarik yang tidak akan bisa dilupakan. Salah satunya adalah laga antara Kroasia melawan Australia. Adalah wasit Graham Poll yang menjadi sorotan. Wasit asal Inggris tersebut langsung menjadi perhatian public dan juga lelucon usai perhelatan antara Kroasia melawan Australia tersebut. Pasalnya Poll melakukan tindakan yang cukup ceroboh.

Ketika itu Poll memberikan kartu kuning untuk Josip Simunic di menit ke 61. Namun Poll ternyata menuliskan nama Simunic di kolom yang salah. Dan ketika Simunic mendapatkan kartu kuning ke 2 ketika laga hendak usai, Poll tidak mengeluarkan kartu merah. Josip Simunic sendiri hanya terdiam dan tidak percaya bahwa Poll tidak mengusirnya dari lapangan.

Ternyata kesalahan tersebut tidak berhenti sampai disini. Poll juga ternyata lupa meniup peluit saat pemain Kroasia melakukan hands ball di daerah penalty lawan. Padahal kejadian tersebut terjadi di depan mata Poll. Sementara ketika Australia mencetak gol ke 3 saat laga hendak usai, Poll justru meniup peluit bukan untuk mengesahkan gol untuk Australia. Namun Poll meniup peluit untuk mengakhiri laga tersebut. Dan Poll baru mengeluarkan kartu merah untuk Simunic ketika sang pemain Kroasia tersebut melakukan protes berlebihan.

Momen menarik lainnya terjadi di babak final. Italia dan Prancis berhasil menuju ke babak final Piala Dunia 2006. Italia yang dipimpin Fabio Cannavaro yang menjabat sebagai kapten bertemu Prancis yang di kapteni Zinedine Zidane yang juga menjadi laga terakhirnya sebelum pensiun. Laga final sendiri berakhir imbang 1-1 di waktu normal. Namun kejadian yang tidak akan dilupakan terjadi di babak perpanjangan waktu. Tandukan Zinedine Zidane ke dada Marco Materazzi menjadi salah satu momen yang jelas tidak bisa dilupakan begitu saja. Provokasi Marco Materazzi yang menghina ibu dan saudara Zidane membuat gelandang Real Madrid tersebut naik darah.

Zidane sendiri mengaku tidak bisa terima dengan perlakuan Marco Materazzi. Ia melakukan sundulan yang akhirnya membuat dirinya diusir keluar lapangan. Prancis sendiri akhirnya harus menyerah dari Italia dalam adu penalty tersebut. Zidane dan Materazzi sendiri mendapat hukuman larangan bertanding di dunia internasional. Namun dikarenakan Zinedine Zidane sudah pensiun, ia hanya melakukan bakti sosial dan juga kegiatan dana sosial yang dianjurkan oleh FIFA.