Laga Persib v Persija Tak Bisa Digelar Di Stadion Si Jalak Harupat

Laga Persib v Persija Tak Bisa Digelar Di Stadion Si Jalak Harupat – Pertandingan antara Persib Bandung dengan Persija Jakarta yang rencananya akan di gelar di Stadion Si Jalak Harupat pada tanggal 22 Pebruari 2014 gagal di gelar dikarenakan tak mendapatkan ijin dari pihak berwajib. Polda Jabar tidak mengeluarkan ijin jika pertandingan tersebut digelar di wilayahnya.

Kabidhumas Polda  Kombes PolMartinus Sitompul mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan mengkajian dan analisa terhadap beberapa kejadian sebelumnya dan memutuskan untuk tidak memberikan rekomendasi ijin untuk laga yang akan digelar hari Sabtu besok di Stadion Si Jalak Harupat, termasuk bila digelar di wilayah hukum Polda Jabar.

Keputusan Polda Jabar tersebut disampaikan kepada perwakilan Panpel Persib dan PT PersibBandung Bermartabat. Pertemuan tersebut berlangsung di Mapolda Jabar dan juga dihadiri oleh WakapoldaJabar Brigjen Rycko Amelza Dahniel, Media Officer PT PBB Irfan Suryadiredja dan Sekertaris Panpel Persib Budi Bram.

Martin menjelaskan bahwa yang mengeluarkan ijin laga sepakbola tingkat nasional adalah Mabes Polri, Polda Jabar hanya memberikan rekomendasi saja. Namun bila Polda Jabar tidak memberikan rekomendasi maka Mabes Polri juga tidak akan memberikan ijin. Dalam pertemuan tersebut pihaknya memberikan usul agar pertandingan antara Persib Bandung dengan Persija Jakarta di gelar di luar wilayah hukum Polda Jabar.

Polda Jabar memiliki beberapa alasan tidak memberikan rekomendasi ijin terhadap laga antara Persib dengan Persija. Alasan pertama yaitu antara pendukung Persib dengan suporter Persija diduga masih memiliki rasa dendam. Pihaknya meminta melalui manajemen kedua klub untuk menyelesaikan pertikaian tersebut.

Alasan kedua adalah hasil dari analisa dan mengkajian terhadap pertandingan saat Pelita Bandung Raya menjamu Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat pada tanggal 17 Pebruari 2014 lalu. Saat pertandingan selesai diluar Stadion terjadi insiden yang tidak diinginkan. Terjadi pengrusakan mobil dan keributan yang menyebabkan empat orang terluka. Di duga ada oknum yang melakukan pengejaran terhadap suporter Persija yang saat itu hadir di Stadion.

Alasan yang ketiga adalah terkait dengan tempat wisata di Bandung. Pertandingan tersebut digelar bertepatan dengan weekend. Tentu saja hal itu akan berpengaruh dan bisa mengganggu pariwisata. Tempat wisata di Bandung pengunjungnya didominasi berasal dari Jakarta yang menggunakan kendaraan berplat B sehingga pihak Polda Jabar tidak ingin warga Jakarta yang memakai plat B dan tidak tau apa apa menjadi sasaran kemarahan oknum bobotoh Persib.

Alasan ke empat adalah melihat dari pengalaman sebelumnya. Setiap laga antara Persib dan Persija selalu menyisakan beberapa masalah tambahan seperti korban meninggal dunia, luka berat dan luka ringan dan juga kerugian materil yang tidak sedikit jumlahnya.

Oleh sebab itu Polda Jabar tetap bersikukuh tidak memberikan rekomendasi ijin karena mereka ingin keadaan di Jabar khususnya Bandung tetap kondusif.