Juara Piala Dunia Negara-negara Besar Yang Pernah Gagal Lolos Ke Final Piala Dunia

Juara Piala Dunia Negara-negara Besar Yang Pernah Gagal Lolos Ke Final Piala Dunia

Juara Piala Dunia Negara-negara Besar Yang Pernah Gagal Lolos Ke Final Piala Dunia – Laga di babak play off kualifikasi Piala Dunia 2014 yang akan digelar di Brazil tahun depan sudah memiliki hasilnya. Dan kali ini korban yang harus menyaksikan Piala Dunia dari rumah masing-masing adalah Swedia. Bahkan Prancis sendiri juga nyaris saja tidak lolos dan mengikuti jejak Swedia Dan ternyata ini bukan pertama kali negara dengan banyaknya pemain bintang gagal lolos. Masih ada negara-negara lain yang pernah merasakan hal yang sama. Siapa saja mereka ?

-          Italia (Piala Dunia 1958)

Tahun 1950 merupakan tahun yang berat bagi seluruh masyarakat Italia. Selepas Perang Dunia II yang memprihatinkan, Itaia juga disapu oleh bencana besar yang membumi hanguskan kota Torino. Tentu saja harapan besar rakyat Italia dengan melihat Italia bisa bermain di PD 1958 di Swedia. Apalagi Gli Azzuri sendiri diperkuat oleh pemain bintang seperti Giampiero Boniperti yang memperkuat Juve kala itu. Namun mimpi tersebut musnah seiring kalahnya Italia dari Irlandia

-          Skotlandia (Piala Dunia 1970)

Skotlandia di periode 60 hingga 70-an, menjadi salah satu raksasa di Eropa. Apalagi pada tahun 1967 Glagow Celtic merupakan juara Liga Champions. Belum lagi nama Glasgow  Rangers yang juga merajai dataran Eropa dengan mengikuti jejak Glasgow Celtic guna menjuarai Liga Champions selang 5 musim kemudian. Namun prestasi ini tidak menular ke tim nasional Skotlandia yang akhirnya harus menyerah kalah pada babak Kualifikasi Piala Dunia 1970 ketika mereka secara mengejutkan kalah dari Jerman Barat dengan skor tipis 3-2 yang digelar di Hamburg pada saat itu.

-         Inggris (Piala Dunia 1974) - Juara Piala Dunia

Inggris pun pernah merasakan hal yang sama seperti negara tetangga ketika mereka gagal lolos di PD 1970. Di periode tahun 70-an hingga 80-an, memang menjadi masa yang sangat suram dan kelam bagi persepak bolaan Inggris. Dan puncaknya adalah ketika Inggris gagal mereka lolos ke Piala Dunia 1974 saat itu. Tim nasional Inggris gagal mengalahkan Polandia yang digelar di London. Inggris hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Polandia yang berbuntut kandasnya mimpi Inggris ini. Penampilan kiper Polandia benar-benar membuat Inggris menangis.

-          USSR (Piala Dunia 1978)

USSR pada era 70-an, memang menjadi negara besar di Eropa. Dan mereka memiliki harapan tinggi untuk lolos ke Piala Dunia 1978. Apalagi tim kebanggan USSR, Dynamo Kiev mampu menjadi juara Liga Champions di tahun 1975. Namun ternyata USSR yang mengandalkan Oleg Blokhin tersebut secara mengejutkan berada di belakang Hungaria setelah mereka kalah dengan skor 1-0 atas Yunani. Tentu saja hal ini menjadi sebuah kejutan yang terjadi pada babak kualifikasi Piala Dunia 1978 tersebut

-          Belanda (PD 1986) - Juara Piala Dunia

Kejadian serupa pernah menimpa skuad De Oranje. Yang mengejutkan adalah mereka adalah tim dengan predikat juara kedua di ajang Piala Dunia 1978. Bahkan nama-nama pemain muda berbaka di skuad De Oranje Belanda yang membuat skuad De Oranje ini menjadi salah satu unggulan dari Eropa pada pertengahan tahun 80-an. Tentu saja nama-nama seperti Marco Van Basten, Frank Rijkaard, Ruud Gullit dan juga Rob de Wit, membuat Belanda memiliki skuad yang mumpuni untuk menjadi salah satu unggulan di PD 1986. Namun siapa yang menyangka bahwa Belanda secara mengejutkan harus mengalami kekalahan pada babak Play off Piala Dunia setelah mereka di kandaskan Belgia melalui agretifitas gol tandang.

-          Prancis (PD 1994)

Piala Dunia tahun 1994, merupakan Piala Dunia yang menyesakkan bagi negara-negara dunia sepak bola. Salah satunya Prancis. Negeri Israel dan juga Bulgaria harus melenyapkan mimpi Eric Cantona yang saat itu menjadi bintang Prancis untuk bermain di ajang Piala Dunia 1994 yang digelar di Amerika Serikat. Bulgaria mengubur mimpi King Eric melalui gol telat yang memberikan mimpi yang menyakitkan bagi rakyat Prancis.

-          Yugoslavia (PD 1994) - Juara Piala Dunia

Di tahun yang sama, Yugoslavia yang saat itu memiliki generasi emas, harus mengikuti jejak Prancis yang gagal lolos ke Piala Dunia 1994. Namun kali ini Yugoslavia gagal lolos bukan akibat hasil buruk, melainkan menyusulnya perang saudara yang akhirnya membuat Yugoslavia terpecah menjadi Bosnia Herzegovina, Kroasia, Macedonia dan juga Kroasia. Yugoslavia sendiri akhirnya kembali terpecah menjadi Serbia dan Montenegro. Pemain-pemain berbakat seperti Dragan Stojkovic, lalu bomber AC Milan Zvonimir Boban dan juga Dejan Savicevic, top skorer di Piala Dunia beberapa tahun kemudian, Davor Suker hingga Darko Pancev dan juga Sinisa Mihajlovic serta Robert Prosinecki dan Srecko Katanec gagal mengambil bagian di PD 1994.

-          Inggris (PD 1994)

Inggris ternyata mengalami nasib serupa dengan Prancis bersama pelatihnya Graham Taylor. Inggris harus rela absen di Piala Dunia 1994. Inggris harus mengalami kekalahan dari Norwegia dan juga Belanda pada babak kualifikasi. Yang lebih menyedihkan lagi adalah Inggris harus kebobolan dari tim sekelas San Marino ketika laga baru berjalan 7 detik saja.

-          Portugal (PD 1998)

Portugal yang mempunyai generasi emas di dalam diri Luis Figo, Rui Costa dan juga Joao Pinto ternyata tidak menjamin tempat untuk bermain di Piala Dunia 1998. Portugal bersama generasi emas tersebut secara mengejutkan harus gagal untuk ambil bagian di Piala Duni Prancis. Portugal hanya mampu berada di bawah Jerman dan juga Ukraina dalam babak kualifikasi Piala Dunia tersebut.

-          Belanda (PD 2002) – Juara Piala Dunia

Jaminan nama-nama besar seperti Edgar Davids, Ruud Van Nistelrooy, Marc Overmars dan juga Clarance Seedorf serta Jaap Stam ternyata tidak menjadi jaminan bahwa De Oranje bisa melangkah ke Piala Dunia Korea – Jepang pada tahun 2002 dengan sukses. Belanda memiliki nasib yang sama seperti Portugal ketika hanya mampu finish di peringkat ketiga di belakang Portugal dan juga Irlandia.