Juara Piala Dunia Balotelli Puji Pengaruh Mancini

Juara Piala Dunia Balotelli Puji Pengaruh Mancini

Juara Piala Dunia Balotelli Puji Pengaruh Mancini – Pemain penyerang yang saat ini berada di bawah pengawasan dari compatriotnya di Inter Milan dan Manchester City, dan juga pemain yang saat ini membela AC Milan itu mengucapkan terima kasih pada manajer itu atas semua pengaruh positif yang telah dia berikan pada karir Balotelli.

Mario Balotelli menyanjung bekas pelatih Inter Milan dan klub kaya raya Manchester City, Roberto Mancini sebagai pelatih yang paling penting bagi perkembangan karirnya hingga saat ini.

Mancini membawa striker timnas Italia itu untuk memulai debut di kancah persepakbolaan dunia bersama dengan Inter Milan pada usia Balotelli yang baru menginjak usia 17 tahun, sebelum akhirnya membawa pemain yang penuh kontroversial itu untuk merumput di Liga Premier Inggris setelah Balotelli tidak dipakai oleh Jose Mourinho di San Siro.

Balotelli harus sering berusaha sekuat tenaga untuk memastikan posisinya di skuat utama ketika dia masih berada di Etihad Stadium, meskipun Mancini secara terus menerus menggunakan Balotelli sebagai tim inti meskipun Balotelli sering ditimpa masalah disiplin.

Meskipun begitu, ketegangan datang di antara para manajer dan pelatih di bulan Januari ketika pasangan itu secara tidak sengaja terfoto sedang bertengkar ketika sedang berlatih setelah Mancini menegur pemain berusia 23 tahun itu karena telah melakukan tackle yang keras pada Scott Sinclair.

Kemudian Balotelli dibeli oleh AC Milan dengan harga10 juta pounds beberapa saat setelah Balotelli dan Mancini diketahui bertengkar di saat latihan. Pemain yang berdarah Ghana itu tepatnya dibeli oleh Rossoneri pada tanggal 29 Januari tahun 2013 dengan masa kontrak antara Milan dan Balotelli adalah empat setengah tahun. Dan sejak berseragam merah hitam hingga saat ini, Balotelli telah berhasil mencetak 16 gol dalam 20 laga yang telah dilaluinya di bawah asuhan Massimiliano Allegri.

Memang karir pemain berkebangsaan Italia itu di Inggris berakhir dengan pahit, akan tetapi Balotelli masih memiliki rasa hormat yang sangat tinggi bagi Mancini. Selama berada di bahwa asuhan Mancini, Balotelli berhasil meraih 30 gol dalam 80 pertandingan yang telah dilakukan oleh Balotelli.

“Mancini adalah pelatih yang paling penting dalam karir saya. Saya menghormati dia dan saya sangat berterimakasih atas semua peluang yang telah Mancini berikan ketika kami masih berada di Inter.”

Balotelli bahkan mengaku bahwa sesungguhnya dia masih ingin bermain bersama City akan tetapi persaingan di Etihad Stadium sangatlah ketat sehingga Balotelli memutuskan untuk pindah dan bergabung dengan AC Milan.

“Saya ingin bermain lebih banyak lagi di Manchester, tapi di sana sudah ada lima orang pemain penyerang dan itu sangat amat sulit untuk bermain di setiap laga. Saya tidak dapat mengungkapkan diri saya seutuhnya ketika saya berada di sana, bahkan jika saya sudah berusaha dengan sangat keras Juara Piala Dunia.”