Chelsea Waspadai Drogba dan Sneijder

Didier Drogba and Wesley Sneijder of Galatasaray during the 1-1 draw with Schalke

Chelsea Waspadai Drogba dan Sneijder – Hasil undian babak 16 besar Liga Champions akan mempertemukan Chelsea dengan Galatasaray pada pertandingan yang akan dijadwalkan tahun depan. John Obi Mikel yang emrupakan pemain gelandang Chelsea menganggap bahwa Galatasaray akan menjadi lawan berat mereka pada laga 16 besar nanti.

Dia juga menambahkan bahwa tim lawan akan semakin berat dengan keberadaan pemain-pemain berkualitas seperti Didier Drogba dan Wesley Sneijder. Selain kedua tim tersebut, Mikel menyebutkan nama Roberto Mancini yan juga perlu diwaspadai karena selalu bisa memberikan perubahan dalam setiap permainan.

Meskipun dinilai sebagai laga pertandingan yang sulit, Mikel mengakui bahwa pertandingan tersebut adalah pertandingan yang sangat The Blues nantikan karena mereka akan bertemu dengan para rival lama yang pernah mereka hadapi masa lalu. Selain itu, Chelsea juga akan bertemu dengan mantan rekan-rekan lama mereka dalam tim, seperti Drogba.

Senada dengan Mikel, bek asal Brasil, David Luiz juga mengemukakan bahwa pertandingan antara The Blues dengan Galatasaray nanti akan menjadi permainan yang krusial terlebih pada leg kedua yang akan digelar di Stamford bridge pada 18 Maret mendatang.

Luiz menambahkan bahwa Galatasaray selalu menganggap permainan akan menjadi sangat penting saat dimainkan di kandang sendiri. Mereka dapat lolos di laga terakhir dan akhirnya mampu mengalahkan tim sekelas Juventus.

Menanggapi keresahan para pemain dalam tim lamanya, Drogba yang kini menjadi striker hebat Galatasaray mengatakan bahwa dirinya bisa menjadi salah satu penyerang terbaik  di Eropa karena berkat didikan Jose Mourinho ketika dia tumbuh bersama Chelsea dahulu. Drogba merupakan salah satu pemain pertama yang direkrut oleh  Mourinho pada tahun 2004 silam. Bahkan ketika Jose Mourinho meninggalkan Chelsea pada  2007, Drogba tetap bertahan sebelum akhirnya memutuskan pindah ke Shanghai Shenhua pada 2012.

Pada awal tahun 2013, Drogba kemudian menerima tawaran Galatasaray untuk bergabung sedangkan Mourinhi kembali mengasuh Chelsea pada Juni 2013 setelah sebelumnya menangani Inter Milan dan Real Madrid.

Drogba benar-benar berterimakasih pada Jose Mourinho atas jasanya yang sudah mengajari dirinya bagaimana menjadi penyerang yang hebat. Drogba menambahkan bahwa sebelum Jose datang, The Blues sudah memiliki permain–pemain yang bagus dan berkualitas seperti John Terry dan Frank Lampard. Kemudian pemain-pemain yang hebat tesebut disulap menjadi pemain-pemain juara oleh tangan dingin Mourinho dan sejak saat itu, Chelsea pun menjadi tim yang selalu haus akan kemenangan.

Pada 2014 mendatang, Drogba akan bernostalgia dengan Mourinho  namun kali ini dia berada di tim yang akan melawan tim asuhan Mourinho saat ini, Chelsea. Pertandingan leg pertama nanti akan digelar di Turk Telekom Arena pada 26 Februari 2014 dan leg keduanya akan dilangsungkan di Stamfrod Bridge pada 18 Maret 2014.