Branislav Ivanovic Yang Bisa Menjadi Legenda The Blues

Branislav Ivanovic Yang Bisa Menjadi Legenda The BluesBranislav Ivanovic Yang Bisa Menjadi Legenda The Blues – Saat starting line up diumumkan pada pertandingan di Stamford Bridge, sebuah sorakan yang lebih keras daripada yang lain selalu dikemundangkan saat nama pemain bertahan Branislav Ivanovic disebutkan. Dia juga dijuluki sebagai pemain ‘dua gol’  Ivanovic.

Julukan tersebut diberikan padanya setelah dia mencetak dua gol yang menentukan dalam kemenangan atas Liverpool dengan skor 3-1 di Liga Champions musim 2008/2009, bek kanan Chelsea telah mencetak gol di momen yang sangat penting bagi klub. Gol pada pertandingan malam itu hanyalah sebagian kecil dari penampilannya yang sangat cepat, serta sulit dilewati oleh para pemain Liverpool, tipe pemain yang pasti disukai oleh Jose Mourinho.

Penampilan Ivanovic di beberapa pertandingan terakhir mungkin menunjukkan gambaran dirinya akan menjadi apa dimasa depan, dia menolong Chelsea menjadi klub yang mencetak tujuh clean sheet dalam sembilan pertandingan terakhir sebelum bertemu dengan West Brom, dia juga bisa mencetak gol yang krusial bagi keselamatan tim saat melawan Manchester City di Etihad Stadium dan juga gol yang menjadikan Chelsea tak kalah saat melawan West Brom. Katakan pada siapapun suporter Chelsea yang anda kenal bahwa dia akan menjadi legenda klub selanjutnya dan banyak orang yang akan setuju dengan perkataan anda.

Untuk menyebutkan beberapa fakta, fans sejati Chelsea selalu merasakan pemain Serbia tersebut menampilkan performa terbaik disetiap pertandingan. Dia dapat diandalkan dalam semua penampilan Chelsea – seorang profesional dan pesepakbola sejati – bahkan performa bagusnya juga masih sering ditunjukkan kala bertandang dari rumah.

Memulai karir sepakbola profesional sebagai bek tengah sebelum berpindah ke London dari Lokomotiv Moscow di tahun 2008, Ivanovic menunjukkan kemampuan bertahan yang disukai oleh semua manajer Chelsea, dia sangat memenuhi syarat untuk ditunjuk sebagai pengawal sisi kanan pertahanan the blues. Dia juga memiliki kemampuan menyerang yang lebih hebat bila dibandingkan dengan performa bek tengah lain.

Ivanovic mungkin tak memiliki kecepatan seperti rekan setimnya yang bermain diposisi yang sama, Cesar Azpilicueta dan Ashley Cole dan pemain muda yang saat ini dipinjamkan, Ryan Bertrand, tapi pemain berusia 29 tahun mampu menampilkan permainan yang cerdas. Dia mampu membaca pertandingan dengan baik serta bisa melakukan presisi yang tepat saat melepaskan umpan yang berujung peluang, dia juga bisa mengambil keputusan dengan baik saat maju ke depan.

Kendati manajer yang baru kembali di Chelsea awal musim ini layak mendapatkan kredit atas taktiknya yang memungkinkan Ivanovic mencapai peforma yang apik, dan memastikan bahwa pemain ini bisa sukses di bek kanan, Ivanovic adalah atlet yang menginspirasi dan dia sangat sesuai dengan karakter Mourinho – tidak seperti pemain lain, Juan Mata misalnya.

Saat ditanya tentang kemampuan Ivanovic, banyak suporter Chelsea yang pasti akan menjawab bahwa dia tak pernah mengecewakan fans, dia selalu tampil konsisten dan impresif hingga timnya meraih kesuksesan. Golnya di menit ke 93 melawan Benfica untuk membawa pulang trofi liga eropa tahun lalu serta kesolidan dua kakinya saat menghentikan dengan susah payah laju Barcelona di Liga Champions tahun 2012 telah menjadi dongeng dikalangan mereka.