Bola Online Pesepakbola AYG 2013 Disuntik Uang Saku

Pesepakbola AYG 2013 Disuntik Uang Saku Bola Online – Punggawa sepakbola diharapkan mampu tampil dengan semangat juang yang berlipat dalam turnamen Asian Youth Games (AYG). Ajang tersebut berlangsung di kota Nanjing Tiongkok, pada tanggal 16 hingga 24 Agustus 2013 yang akan datang. Mereka telah menerima uang harian perjalanan dinas sejumlah Rp23 juta.

Dana tersebut bersumber dari Satlak Prima sejumlah Rp3 juta dan berasal dari Komite Olimpiade Indonesia sejumlah Rp 20 juta. Setiap pemain mendapat Rp23 juta yang telah dipotong pajak. Dengan adanya uang saku tersebut diharapkan bisa menjadi motivasi tambahan untuk para pemain.

Tim arahan Zaenal Abidin itu nantinya akan berada di grup C bersama dengan Iran, Hongkong dan Arab Saudi. Diharapkan agar skuad sepakbola bisa meraih hasil yang terbaik. Saat ini adalah pertama kali bagi cabor sepak bola tampil di ajang AYG. Dalam ajang AYG tahun 2013 ini, Indonesia mengikuti sebanyak 14 cabor.

Diharapkan jika Indonesia membawa pulang 1 medali perak dan 11 medali perunggu. Ketika ajang AYG I/2009 silam yang berlangsung di Singapura, tim Indonesia berada di posisi yang ke-21 dari total 43 negara peserta. Hal ini karena Indonesia hanya mendapat satu medali perunggu.

Menjelang tampil di ajang Asian Youth Games kali ini, cabang olahraga sepak bola terus mematangkan persiapan mereka. Wakil manajer skuad cabor sepak bola yaitu Edi Nurindra Susila mengharapkan agar tim bisa tampil dengan solid dan penuh prestasi. Babak kualifikasi, tim ada di grup yang berat. Tapi hal tersebut tidak menutup kemungkinan jika Indonesia bisa memberikan kejutan.

Skuad cabang olah raga sepak bola berangkat pada tanggal 11 Agustus dari Bandara internasional Soekarno-Hatta dengan menumpang pesawat Cathay. Harapan dan doa serta dukungan seluruh warga Indonesia supaya mereka sukses menggapai target. Target tersebut diharapkan akan membawa nama harum bangsa Indonesia di ajang tersebut.

Zapello yang sadar bahwa persaingan yang sangat ketat tidak pernah mengendurkan persiapan untuk Muhammad Raihan beserta kawan-kawan. Sejauh ini evaluasi bagi tim pelatih seputar tentang komunikasi antar pemain yang perlu untuk ditingkatkan. Tapi mengenai kolektivitas dalam permainan, sudah terlihat.

Zapello menekankan agar kedepannya program latihan ditekankan pada efektivitas pergerakan serta target permainan. Dia mengungkapkan bahwa hal tersebut perlu dipertajam sebelum berangkat ke Tiongkok pada 11 Agustus ini. Zapello mengatakan jika skuad sudah mempunyai waktu walaupun tidak banyak.

Cabor sepakbola terus melakukan persiapan serta evaluasi. Ketika menjalani persiapan, mereka sangat terbantu dengan semangat anak-anak yang ingin meraih prestasi pada ajang tersebut. Mereka berjanji akan memberikan yang terbaik bagi negara Indonesia. Dengan adanya lecutan motivasi dan uang saku tersebut diharapkan bisa memberikan dorongan dan semangat bagi tim untuk memenuhi harapan.